Monday, February 3, 2020

Katekisasi Baptis: Tanggungjawab Gembala Sidang


Katekisasi Baptis: Tanggungjawab Gembala Sidang

Sekian tahun menjadi Gembala Sidang, saya menemukan bahwa para remaja dan pemuda yang mengikuti kelas katekisasi dalam rentang waktu yang cukup intensif (sekitar 25 sd 30 sesi pertemuan dengan durasi 60 sd 90 menit; 2,5 sd 3 bulan; setiap tahun dua Periode/Angkatan), pada akhirnya akan memiliki hubungan yang akrab dengan saya sebagai Gembala Sidang. Selain memiliki keyakinan keselamatan, mereka bahkan sangat antusias terlibat dalam pelayanan Gereja, baik pada persekutuan Remaja, Pemuda  bahkan dalam pelayanan yang biasanya hanya dilakukan orang.orang pada usia dewasa (WL, Usher, Singers, Petugas Parkir dll).

Itu sebabnya, meskipun dengan kegiatan pelayanan dan kelembagaan yang cukup padat, sampai hari ini saya ini masih menjadi Pengajar utama kelas katekisasi baptis.  Jika kelas Katekisasi sudah dimulai maka  setiap hari minggu mulai jam 15.00 sd 18.00 dan setiap sabtu jam 17.00 sd 18.30, selama hampir tiga bulan, saya selalu bertemu, mengajar dan banyak tertawa bersama mereka.  

Saya senang mengajar dalam Kelas Katekisasi karena ini adalah SATU-SATUNYA waktu paling intensif  bagi saya bersama mereka dalam doa, pengajaran dan hubungan.  Peluang yang hanya ada satu kali sepanjang hidup, sebelum saya atau mereka kembali ke rumah Bapa.   Saya memang tidak dapat mengontrol apa yang diajarkan orangtua mereka di rumah maupun bagaimana para guru di sekolah mendidik mereka, dan saya juga tidak dapat mengontrol  pergaulan maupun perkembangan teknologi yang mungkin dapat merusak hidup mereka, namun saya dapat MENGONTROL diri saya dan kelas Katekisasi Baptis, agar Injil diberitakan sampai tahap dimana mereka menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Penyelamat pribadi; mengajar mereka  tentang Alkitab, Pokok Iman Kristen dan kehidupan Kristen serta menunjukkan bahwa Seorang Gembala Sidang bisa juga menjadi teman yang baik. 


(Desefentison, Gembala Sidang GKII Tanjung Selor Kaltara)

Buku "KATEKISASI BAPTIS: Langkah Tepat Untuk Mengajarkan Alkitab dan Dasar Iman  Kristen.
Penulis: Pdt. Desefentison W. Ngir, M.Th
Kata Pengantar: Pdt. Dr. Daniel Ronda, Ketua Umum Gereja Kemah Injil Indonesia GKII).
Penerbit: Kalam Hidup Bandung

Friday, January 31, 2020

Katekisasi Baptis: menjangkau The Golden Age of Opportunity (4/14)


Mandat Agung Yesus Kristus (Matius 28:19,20) tidak saja membicarakan tentang menjadikan semua bangsa muridNya, dan membaptis mereka sebagai tanda murid Yesus,  namun juga memerintahkan untuk “mengajar” orang-orang tersebut  untuk melakukan apa yang Yesus telah perintahkan. 

Dalam hal inilah Katekisasi Baptis memiliki posisi yang strategis dalam menggenapi dua bidang yang integral dari mandat Agung Yesus Kristus. Karena  melalui Kelas Katekisasi Baptis, berita Injil dapat disampaikan  secara terbuka sehingga seseorang dapat mengambil keputusan untuk percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan maupun Juruselamat pribadinya.  Sekaligus juga menjadi tempat dimana pengajaran Alkitab, pokok-pokok iman Kristen maupun cara hidup Kristen dapat diajarkan secara intensif.

Jika kelas Sekolah Minggu dan berbagai sarana telah digunakan untuk memenangkan anak-anak kecil (Usia Sekolah Dasar) bagi Kristus, maka ketika mereka masuk usia remaja sudah seharusnya orangtua maupun pihak Gereja mengarahkan mereka untuk segera mengikuti Kelas Katekisasi.  Karena ditemukan realitas bahwa ini adalah rentang usia dimana  sekitar 85 %  orang menjadi Kristen  sehingga disebut The Golden Age of Opportunity (Riset Tahun 1990, World Vission’s MARC Ministries). Ditemukan juga bahwa 43 % orang menerima Tuhan Yesus sebelum usia 13 tahun dan  dua dari tiga orang Kristen mengambil keputusan percaya sungguh dalam iman kristen sebelum usia 18 tahun berjumlah  64 % (Riset tahun 2004 USA, Barna Research  Group).  Ini adalah rentang usia dimana anak-anak dan para remaja sangat TEBUKA untuk kebenaran Injil  dan sebagian besar akan berpegang pada keyakinan tersebut sepanjang hidupnya. 

Karena itu sebagaimana kita selalu berdoa, memberi dana dan tenaga untuk PEKABARAN INJIL, dalam usaha untuk memenangkan jiwa-jiwa yang terhilang, maupun sebagaimana kita juga telah memberi  PERHATIAN tak putus-putusnya untuk penyelenggaraan Kebaktian Minggu, berkotbah dan membangun Gedung gereja, marilah  kita merancang Kelas KATEKISASI BAPTIS dengan lebih baik untuk memenangkan anak-anak kita pada rentang Usia Kesempatan Emas  sebelum mereka TERLEPAS dari PELUANG EMAS ini.  

Kelas KATEKISASI BAPTIS ibarat JEMBATAN EMAS (The Golden Gate) untuk menyeberangkan INJIL dan KEBENARAN pada usia yang SANGAT REPONSIF terhadap Injil.  Selain itu hanya inilah tampaknya momen  paling ISTIMEWA bagi mereka dan para Gembala Sidang untuk  memiliki waktu bersama.  Dengan SERING BERTEMU, maka hubungan menjadi sangat akrab sehingga kebenaran firman Tuhan maupun kehidupan Kristen dapat diajarkan dalam situasi yang ideal bagi para remaja. 

Jadi apakah sudah merencanakan KELAS KATEKISASI pada tahun ini? Ayo mari jangan lewatkan Jembatan maupun peluang emas ini.  Anak-anak dan para  remaja di gereja adalah jiwa-jiwa terdekat dalam tanggungjawab kita.  Kondisi mereka sangat cepat BERUBAH dari The Golden Age of Opportunity memasuki rentang usia yang membuat mereka malah menjadi  generasi yang hilang dari gereja. 

Dengan memperhatikan kebutuhan tersebut serta melengkapi berbagai literatur lain diseputar katekisasi baptis maka telah diterbitkan buku:

"KATEKISASI BAPTIS: Langkah Tepat Untuk Mengajarkan Alkitab dan Dasar Iman  Kristen.
Penulis: Pdt. Desefentison W. Ngir, M.Th
Kata Pengantar: Pdt. Dr. Daniel Ronda, Ketua Umum Gereja Kemah Injil Indonesia GKII).
Penerbit: Kalam Hidup Bandung


Pemesanan Buku
Untuk P. Jawa Dapat dipesan langsung  hanya di Toko Buku Kalam Hidup Bandung dan Jakarta
Untuk GKII Wilayah 1 dan II Kalimantan Barat  telah tersedia di Toko Buku Wilayah I Pontianak dan BPW. Wil. II Sintang; Juga sudah tersedia di  Samarinda Kaltim (081253656788)  dan Balikpapan Kaltim (081350732562); Melak Kutai Barat (082255855071).
atau langsung kepada Penulis:  WA. 082251626300; email: sonngir@yahoo.com
Harga (Belum Ongkos Kirim) Rp. 150.000. (Rata-rata 1 kg dapat 3 buku).
Untuk pemesanan kolektif bisa diatur dengan Ekspedisi/Cargo Pickup/Trucking/Kapal Laut.

Sunday, January 12, 2020

From BLAST to be BEST


Salah satu AKRONIM yang seringkali disampaikan dalam berbagai event di seputar pentingnya melayani anak-anak Indonesia adalah adanya kondisi BLAST pada anak-anak (ind: Ledakan).

Istilah BLAST dalam dunia medis lebih sering dihubungkan dengan kondisi pasien kanker darah seperti leukemia.  Namun dalam konteks parenting (pengasuhan anak) kondisi BLAST ini memiliki daya rusak yang sama.  Karena anak-anak kepunyaan Tuhan ini dihancurkan sebelum ia mencapai potensi maksimalnya, karena didera berbagai tantangan jaman seperti pengabaian oleh orangtua/dewasa, pelecehan seksual, pornografi, penggunaan IT tanpa kontrol dan berbagai serangan terhadap anak-anak.

B ored
L onely
A ngry
S tress
T ired


namun   melalui perhatian dan pelayanan yang benar maka  diharapkan suatu kondisi yang berbeda akan terjadi yaitu  anak-anak menjadi  "BEST:  Behave,  Emphatic,  Smart, Tough.

Gereja memiliki peranan yang penting karena sejak semula gereja memiliki hubungan yang erat dengan anak-anak. Sejak Ayah dan Ibu mereka menikah, hubungan ini sebenarnya tak pernah putus, terdapat siklus pelayanan yang berkelanjutan.  Misalnya ketika pasangan baru memperoleh anak, maka ketika pemberian nama Gereja Lokal melalui para pelayanan Tuhan biasanya diundang untuk  mendoakan nama; pada saat persembahan/penyerahan anak orang tua juga mendapat pengajaran seputar parenting (Katekisasi Orang Tua), dan sejak kanak-kanak mereka dibina dikelas sekolah minggu.  Dengan demikian efektivitas semua moment maupun keterampilan semua orang yang berperan dalam siklus ini perlu diperbaharui terus menerus, sesuai kondisi anak-anak pada jamannya.




Katekisasi Baptis: Tanggungjawab Gembala Sidang

Katekisasi Baptis: Tanggungjawab Gembala Sidang Sekian tahun menjadi Gembala Sidang, saya menemukan bahwa para remaja dan pemuda yan...