Monday, June 10, 2013

Tujuan Kitab Amsal (pasal 1:1-7)

 Tujuan Kitab Amsal

1 Amsal-amsal Salomo bin Daud, raja Israel,
untuk mengetahui hikmat dan didikan, untuk mengerti kata-kata yang bermakna,
untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan dan kejujuran,
untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda —
5  baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan —
untuk mengerti amsal dan ibarat, perkataan dan teka-teki orang bijak.

Dapat disimpulkan bahwa dengan membaca Amsal, seseorang akan memperoleh:

1. Hikmat dan  Didikan yg menjadikan pandai sehingga mengerti kata-kata yg bermakna, tahu kebenaran, keadilan dan kejujuran
2. Memberikan kecerdasan kepada yang tak berpengalaman
3. Memberikan Pengetahuan dan kebijaksanaan kepada orang muda

 
Hikmat Seperti apa:
 
 (Ensiklopedi Alkitab)

Seperti halnya semua kebajikan intelektual Ibrani, hikmat (umumnya dipakai khokhma, meskipun dipakai juga kata-kata lain, ump: bina, ‘pengertian’, #/TB Ayub 39:17*; tevuna, ‘kebijakan’, #/TB Mazm 136:5*) senantiasa adalah praktis, bukan teoritis. Pada dasarnya hikmat adalah kepintaran mencapai hasil, menyusun rencana yg benar untuk memperoleh hasil yg dikehendaki. Tempat kedudukannya ialah hati, pusat keputusan moral dan intelektual (bnd #/TB 1Raj 3:9,12*).

Raja-raja dan para pemimpin secara khusus membutuhkan hikmat. Pada mereka bergantung keputusan-keputusan yg tepat dalam masalah sosial politik. Yosua (#/TB Ul 34:9*), Daud (#/TB 2Sam 14:20*), Salomo (#/TB 1Raj 3:9,12; 4:29* dab) dikaruniai kebijaksanaan untuk memampukan mereka menunaikan tugas-tugas resmi mereka. Raja mesianik dalam Yes (#/TB 1Raj 11:2*) akan dilengkapi dengan roh hikmat untuk menghakimi dengan adil. ‘Penasihat Ajaib’ (#/TB 1Raj 9:5*) menandaskan bahwa nasihatnya akan mendampakkan hasil menakjubkan. Lih N. W Porteous, ‘Royal Wisdom’ dalam Wisdom in Israel and in the Ancient Near East.

Hikmat dalam arti utuh dan mutlak hanyalah milik Allah (#/TB Ayub 12:13* dab; #/TB Yes 31:2*; #/TB Dan 2:20-23*). Hikmat-Nya mencakup bukan hanya sempurnanya dan lengkapnya pengetahuan-Nya mengenai setiap segi bidang kehidupan (#/TB Ayub 10:4; 26:6*; #/TB Ams 5:21; 15:3*), tapi juga mencakup kedaulatanNya menggenapi tuntas apa yg ada dalam pikiran-Nya, dan yg mustahil dapat digagalkan (J Pedersen, Israel: Its life and Culture, 1-2, hlm 198). Alam semesta (#/TB Ams 3:19* dab, #/TB Ams 8:22-31*; #/TB Yer 10:12*) dan manusia (#/TB Ayub 10:8* dab; #/TB Mazm 104:24*; #/TB Ams 14:31; 22:2*) adalah buah karya hikmat-Nya yg kreatif. Proses-proses alamiah (#/TB Yes 28:23-29*) dan historis (#/TB Yes 31:2*) di bawah kendali hikmat-Nya, meliputi pembedaan sempurna antara baik dan jahat dan merupakan dasar untuk pahala dan hukuman yg diperoleh orang benar dan orang Jahat(#/TB Mazm 1;  37;  73*; #/TB Ams 10:3; 11:4; 12:2*, dst). Hikmat yg demikian mustahil tergarapi (#/TB Ayub 28:12-21*); Allah dalam rahmat-Nya harus menyatakannya kalau manusia hendak menggapainya juga (#/TB Ayub 28:23,28*). Bahkan kebijakan yg berdasarkan kecakapan alamiah atau yg disaring dari pengalaman, adalah karunia rahmani, sebab kegiatan kreatif Allah sendirilah yg memungkinkan perolehan kebijaksanaan yg demikian itu.


Jadi dengan membaca Amsal, Hikmat, Didikan, Kecerdasan dan kebijaksanaan BERTAMBAH.
Semua ini dimulai dari seseorang yang Takut akan TUHAN (menghormati TUHAN).  Lalu hati dan pikirannya akan dibukakan untuk dapat memahami Hikmat TUHAN, yang pada akhirnya akan membuat ia menjadi seorang yang sungguh-sungguh mencari Hikmat dan didikan yang benar.  Ditunjukkan dalam sikap taat kepada kebenaran TUHAN dan melakukan kehendak TUHAN.

Jadi mau Pintar dalam TUHAN?  Baca Kitab Amsal!

Amsal 1:1-7

7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. 



Pdt. Desefentison W. Ngir
Gembala Sidang Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat  Siloam Tarakan Kalimantan Utara



No comments:

Post a Comment

Katekisasi Baptis: Tanggungjawab Gembala Sidang

Katekisasi Baptis: Tanggungjawab Gembala Sidang Sekian tahun menjadi Gembala Sidang, saya menemukan bahwa para remaja dan pemuda yan...